Diberdayakan oleh Blogger.
Psy - Gentlemen Outline
RSS

LARANGAN PENGGUNAAN PONSEL DI KOREA UTARA


Di Korea Utara, menggunakan ponsel bisa dituntut ke pengadilan bahkan dijatuhi hukuman oleh pemerintah. Ini kedengaran sangat aneh. Di saat kita semua memperdebatkan siapa yang lebih baik diantara Android, Blackberry dan iOs, di Korut menggunakan ponsel saja dilarang dan sebagian besar warga tidak tahu menahu tentang ponsel.

Menurut The Telegraph, setiap warga Korea Utara yang kedapatan menggunakan ponsel atau berusaha melarikan diri ke China selama masa berkabung 100 hari kematian Kim Jong-Il akan dikategorikan sebagai penjahat perang dan akan dijatuhi hukuman.

Pimpinan Korea Utara, Kim Jong-il, meninggal dunia pada usia 69 tahun (17 Desember 2011) karena serangan jantung. Tahta presiden kemudian diserahkan pada anak lelakinya, Kim Jong-un.

Pembatasan penggunaan ponsel tersebut disebut The Telegraph sebagai upaya pemerintah komunis Korea Selatan untuk menjadikan negara mereka terutup dari koneksi dunia luar. Meninggalnya Kim Jong-il dikhawatirkan akan menjadi sarana masuk bagi pihak luar untuk mempengaruhi warga Korea Utara menentang pemerintah dan memberitakan apa yang sebenarnya terjadi di sana. Pelarangan penggunaan ponsel ini bukan pertama kali di Korea utara karena sebelumnya di tahun 2008 pemerintah Korut juga pernah memberlakukan peraturan serupa untuk menyembunyikan kelaparan dan kurang pangan yang terjadi di dalam negeri.


Sebelumnya Reuters pernah melaporkan bahwa hingga akhir 2011 diperkirakan ada 1 juta orang di Korea Utara yang akan memiliki ponsel. 1 juta orang itu bukan jumlah yang besar mengingat itu hanya 5% saja dari populasi total negara tersebut.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar